Putaran dan Perjalanan Sebuah Kehidupan - CrazyDuck -->

Header Ads

Putaran dan Perjalanan Sebuah Kehidupan

Hidup ini telalu indah untuk diratapi, terlalu rugi untuk tidak menghargai masa, terlalu banyak kawan diketika kita senang, terlalu singkat pada yang sudah menjalani, terlalu jauh pada yang baru bermula.

Waktu Berjaya dan Berkuasa Ada Lawannya

Waktu sedang "berjaya" kita merasa banyak teman di sekeliling kita.  
Waktu sedang "berkuasa" kita percaya diri boleh melakukan apa saja.
- Ini aku
- Itu aku
- Segalanya kerana akulah
- Seolahnya tiada Tuhan yang mengatur.

Waktu sedang "tak berdaya" barulah kita sedar siapa saja sahabat sejati yang ada.

Waktu sedang "jatuh" kita baru sedar selama ini siapa saja teman yang memperalat dan mengambil kesempatan ke atas kita.

Namun, bangunlah lapan kali jika terjatuh atau dijatuhkan sebanyak 7 kali.

Waktu sedang "sakit" kita baru tahu bahwa sihat itu sangat penting, jauh melebihi harta.  

Ketika itulah kita menghargai sihat itu ibarat mahkota yang hilang.

Waktu kita "miskin" kita baru tahu supaya jadi orang yang banyak memberi/menderma & saling membantu. 

Pada yang muda remaja usia lima puluhan itu terlalu jauh.  Pada yang tua tujuh puluhan keatas dari mula boleh mengingati sehingga lima puluhan itu diimbaskan hanya dalam beberapa saat sahaja.

Ibarat memutar semula filem lama.  Ya ... terlalu singkat dan masa sangat pantas berlalu.

Masuk "usia tua" kita baru tahu masih banyak yang belum dikerjakan. Saat "di ambang ajal" kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.  

Maka hargailah masa mudamu untuk persediaan dihari tua.  Masa yang berlalu tidak akan kembali lagi.  Gunakanlah ia sebaik mungkin, bukan dihabiskan dengan gajet dan handphone canggih.

Kata pujangga, "Berikan aku 10 orang pemuda terpilih yang luar biasa mindanya, nescaya aku bisa merobohkan sebuah gunung.  Jika kamu memberi aku 1,000 orang tua aku tidak bisa berbuat apa-apa."

Hidup Ini Sebenarnya Adalah Singkat

"Aduuuhhh... rindunya aku sama kamu...
ke mana pergi mu selama ini?" "Terima kasih...
kaulah kawan yang sebenar."
Hidup tidaklah lama. Sudah saatnya kita bersama-sama membuat HIDUP LEBIH BERMAKNA: 

Saling menghargai,
Saling membantu, 
Saling memberi, 
Saling menyokong. 

Jadilah teman setia tanpa syarat dan tiada bertapi-tapi.

Jangan saling sailang-menyailang, memotong trip, mencilok barisan, dan menggunting sesama teman.

What goes around comes around. Hari ini aku sailang orang... esok akan tiba giliran aku disailang.

Tidak suka dibuli jangan jadi pembuli. Aku kuat... ada orang lebih kuat dari aku. Aku pandai ada orang lebih pandai dari aku. Aku jahat... ya, Allah akan hantarkan orang yang lebih jahat kepada aku.

Tunjukkanlah bahwa anda masih mempunyai Hati Nurani yang tulus.

Jauhkan niat jahat untuk mencelakai atau memfitnah. Jauhkan niat memaksa seseorang melakukan suatu hal untuk kepentingan peribadi kita. 

You Reap What You Sow

Apa yang ditabur itulah yang akan dituai.

Allah SWT tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru, bunga selalu mekar, dan mentari selalu bersinar.

Tapi ketahuilah bahwa Allah SWT selalu memberi pelangi di penghujung hujan. 

Mahupun ribut, senyuman mengiring aliran air mata, rahmat & berkat ada dengan setiap ujian, dan jawapan pada setiap doa.

Jangan pernah menyerah, DONGIBAB terus berjuanglah. Life is so beautiful, so KIPIDAP.

Hidup bukanlah suatu tujuan, melainkan sebuah perjalanan. 

Sahabatku,
Indahnya hidup bukan kerana berapa banyak orang yang mengenali kita, namun berapa ramai orang yang berbahagia kerana kita.

Berkesempatan berkenalan maka teruskanlah berkawan dengan mereka.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk diriku dan sahabatku yang membacanya. 

Assalamu'alaikum... sejahteralah ke atas kamu.

Nota: Sebahagian dari kandungan tulisan ini datangnya dari perkongsian WhatsApp. Tidak diketahui penulis asalnya. Sekiranya dia terbaca... terima kasih eh...

Silakan share tanpa perlu memohon keizinan. Tekan butang bawah ini saja... Terima kasih !!!

No comments

Sila tinggalkan pendapat dan pandangan anda. Terima Kasih.